Dalam dunia digital proofing, pemilihan kertas bukan sekadar masalah selera estetika, melainkan tentang akurasi simulasi cetak. Baik Semimatte maupun Semigloss memiliki peran dan karakteristik berbeda tergantung pada standar cetak yang ingin dicapai (seperti ISO 12647-7).

Mengapa Ini Penting?

Sebagai pengguna, pentingnya untuk menjaga konsistensi. Jika saat ini menggunakan Semimatte untuk approval ke customer, pastikan di produksi berikutnya dengan menggunakan media yang sama.

Berikut adalah perbedaan mendasar yang perlu dipahami sebelum menentukan kertas proofing

1. Semimatte Proofing Paper

Kertas Semimatte adalah pilihan yang paling populer saat ini di kalangan color management.

2. Semigloss Proofing Paper

Kertas Semigloss memiliki tingkat kilap yang lebih tinggi dibandingkan Semimatte, memberikan kesan yang lebih mengkilap.

Perhatian:

Perbedaan jenis kertas proofing akan menghasilkan hasil warna yang berbeda meskipun dicetak dengan mesin dan file yang sama. Jika Anda menemukan ketidak konsistenan warna antara hasil proof dan hasil cetak produksi, periksa kembali apakah jenis kertas proofing yang digunakan sudah sesuai dengan kalibrasi dan karakter kertas.

Tips:

Kami menyarankan penggunaan kertas proofing yang sudah tersertifikasi secara internasional untuk memastikan bahwa warna putih kertas tetap konsisten antara produk dan produk. Contohnya GMG Proof Media: https://inagraph.co.id/ina-consumable/

Jika ragu mana yang paling cocok untuk printer di tempat Anda, kami siap membantu mengirimkan sample dari kedua jenis media tersebut untuk melihat mana yang paling mendekati target produksi Anda.

Author: Rizky Fitrahadi Putra
PT Inagraph Solusi Warna – Your Color Management Partner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *